Juknokwon –Wisata Dengan Pemandangan Indah Dan Sejuk

Juknokwon merupakan wisata taman bambu yang besar dan juga tenang. Sangat cocok untuk di kunjungi oleh anda yang ingin menghilangkan penat dan menikmati suasana alam. Selama periode liburan musim panas, kegiatan yang di lakukan di luar ruangan tentu jadi lebih melelahkan karena suhu yang sangat tinggi serta area wisata akan cenderung ramai.

Juknokwon-Wisata-Dengan-Pemandangan-Indah-Dan-Sejuk

Namun berbeda dengan wisata alam yang bisa anda temukan di Damyang ini. Meskipun tidak se terjenal tujuan wisata musim panas lainnya, tetapi Hutan Bambu ini adalah rumah untuk beberapa atraksi wisata alam yang menarik dan bisa membuat perjalanan Travel-Go anda jadi lebih bernilai.

Wisata Yang Kaya Akan Oksigen

Pesona Hutan Bambu bisa anda rasakan ketika pertama kali datang ke hutan lebat ini. Angin yang berhembus lewat bambu mampu memberikan kedamaian serta ketenangan fikiran bagi anda. Hamparan bambu tentu mampu menjaga hutan ini ada di rentang suhu antara 4 hingga 7 celcius lebih dingin dari pada udara di luar hutan. Tidak hanya itu, berkat suburnya tanaman yang ada di hutan ini, lalu menjadikannya sebagai area yang kaya akan oksigen. Anda bisa mencoba untuk menghirup nafas dalam-dalam agar merasakan kesegaran udara di Hutan Bambu, Damyang.

Juknokwon mempunyai jalur jalan setapak yang bisa di lalui dengan total sepanjang 2,4 km. Di mana jalur ini di rasa sangat cukup untuk merasakan kesegaran udara di Hutan Bambu Damyang. Titik awal ada di observatorium, jalur di area ini terbagi atas 8 tema berbeda yang mana mulai dari Lovers Road sampai Memory Bypath. Pengunjung juga bisa melihat kehadiran patung panda pada sekitar hutan.

Baca Juga : Bulguksa – Wisata Kuil Yang Indah Dan Kaya Akan Budaya

Fasilitas Yang Ada Di Juknokwon

Juknokwon-Wisata-Dengan-Pemandangan-Indah

Pengunjung bisa merasakan harmonisasi dari bangunan tradisional hanok yang menyatu dengan bambu. Jika anda mengikuti jalur dari pintu masuk, maka anda akan tiba di Paviliun Bonghwangnu yangjadi sebuah observatorium. Pada tempat ini, anda bisa melihat uap Damyangcheon yang berada di area bawah juga Jalur Jalan Metasequoia yang terletak tidak jauh dari uap tersebut. Pakailah kesempatan ini untuk bersantai dan menikmati secangkir teh dan melihat pemandangan dari Kafe observatorium dari lantai satu.

Juknokwon juga mempunyai bangunan hanok yang terletak di Desa Budaya Siga. Desa hanok ini tidak begitu besar dan berada di lingkungan yang indah dengan highligt arsitektur tradisional. Sejumlah rumah hanok mempunyai konser musik serta menawarkan kegiatan mencicip teh. Sebagian besar dari wisatawan bisa beristirahat di Chuwoldang sebagai Kafe Hanok yang menyediak teh tradisional serta makanan organic. Sehingga bisa anda nikmati sebelum meninggalkan hutan bambu ini.

Untuk bisa sampai ke tempat wisata ini, anda bisa menggunakan bus dari Terminal Bus Damyang selama 15 menit perjalanan. Untuk tiket masuknya, anda perlu mengeluarkan dana sebesar 3000 won untuk dewasa, 1500 won untuk remaja dan 1000 won untuk anak-anak. Sedangkan untuk jam operasionalnya, anda bisa berkunjung dari pukul 09.00 sampai 19.00 di bulan Maret hingga oktober. Lalu pukul 09.00 sampai 18.00 di bulan Nobember hingga Februari abkhaziya.net.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *